But then I read this poem. Dituliskan oleh teman satu kelas saya, namanya Cahya Ardi Ratana di status facebooknya. Begini bunyinya...
tahukah kalian..?
bahwa setitik api kecil mampu membakar hutan seluas samudera,,..
bahwa setitik racun mampu membuat air tawar seluas angkasa raya menjadi tidak murni lagi..
bahwa setitik warna hitam mampu mengotori hamparan salju di kutub utara..
bahwa sehelai rambut mampu menyumbat pembuluh darah ratusan ribu orang...
bahwa satu retakan kecil mampu meruntuhkan sebuah gedung bertingkat...
begitulah ketika satu senyum kecil terkembang mampu menaklukan dunia dalam sekejap...
tersenyumlah..
meski badai datang..
tersenyumlah meski rintangan menghadang...
tersenyumlah...
meski cahaya penunjuk jalan menghilang...
tersenymulah...
meski di depanmu banyak jurang...
tersenyumlah...
meski harapan masih menjadi bayang-bayang...
dan tersenyumlah..
karena punya harapan..
karena punya tujuan..
karena punya impian...
*thanks so Cahyo, puisimu made my day banget deh hahaahha. thanks juga udah dibolehhin copast :D
Yeee.... Ternyata Tiara punya blog jugaaa
ReplyDelete:D
Aku follow yak