Matahari perlahan mulai menghilang disisi barat. Nyala lampu Kota
Kalabahi mulai terlihat. Lampu rumah, lampu jalanan, kendaraan yang berlalu
lalang hilir mudik. Ramai riuh rendah kehidupan malam hari kota dalam teluk ini
mulai terlihat. Orang orang terlihat sibuk masing masing. Terlihat sangat
hidup.
Tujuh puluh kilometer ke arah timur laut dari ramainya kota
kalabahi, ada kehangatan kecil ditengah gelapnya malam hari Alor. Desa Pido
yang berada tepat di tengah gunung di Pulau Alor membagikan dinginnya kepada
semua yang berdiam didalamnya. Meski masih berada di pulau kecil yang sama
dengan Kalabahi, nyatanya keadaan malam keduanya sungguh jauh berbeda.
Ketika ditempat lain orang orang sibuk komplain tentang listrik yang
sering padam, masyarakat desa pido masih berkutat dengan ketiadaan listrik.
Juga dengan keterbatasan lain sebagai imbas dari tidak adanya listrik yang
mengalir di Desa Pido. Beruntung karena pemerintah memberikan lampu SEHEN
(Super Extra Hemat Energi) yang menggunakan tenaga surya sebagai sumber
energinya.
Keadaan sedikit berbeda di 2016 ini. Sejak awal Bulan Juli, Desa
Pido kedatangan tiga orang yang bisa dibilang sangat penting bagi masyarakat.
Mas-mas yang datang dari Bandung untuk mengerjakan proyek pembangunan PLTS
disambut sukacita oleh masyarakat. Itu tandanya, seventar lagi bisa menikmati
cahaya lampu semalaman. Bisa mendengarkan musik seharian. Bisa telpon sesuka
hati tanpa harus memikirkan kehabisan baterai. Serta banyak kemewahan kemewahan
lainnya.
Maka selama hampir dua bulan masyarakat bergotong royong membangun
PLTS. Meratakan tanah yang miring, membangun rumah bagi PLTS. Memeasang
tiang-tiang kabel. Memikul kabel ratusan meter. Semua dikerjakan dengan
sukarela dengan sukacita. Tidak ada sarupun yang tertinggal untuk mengulurkan
tangan membantu menyelesaikan proyek PLTS.
Kini, tinggal hitungan hari lagi Desa Pido akan menjadi lain. Malam
akan menjafi terang. Kesunyian akan berganti menjadi suara riuh rendah
kehidupan malam. Kehidupan akan semakin baik. Dan semua akan menjafi
berbahagia. Lalu sampai setelah itu semua terwujud, semoga kehangatan,
keramahan, dan conta kasih selalu meliputi Desa Pido dan penghuninya.



0 comments:
Post a Comment
leave me some words :)