Tidak ada pertanyaan lain kecuali "maksudnya apa?" setelah Bapak Dosen kami meminta kami untuk menulis sebuah pertanyaan di pojok atas lembar jawab kami. pertayaan itu berbuny:
Pantas mendapat nilai : ....
Yap, i know. mungkin sebagian orang juga tidak kaget dan berpikir 'baguslah, kan kita jadi bisa nulis A'. Oke, saya hargai itu. Tapi bagi saya. it's not that simple. Itu justru merupakan pertanyaan terberat yang harus dijawab. Galau diantara harus menuruti ego mendapat nilai bagus, atau berkaca dan menilai diri kita tentang apa yang kita lakukan sehingga pantas mendapat nilai yang kita tulis. Simplenya ya realistislah. Saya pantas galau karena saya memang tidak maksimal belajarnya, tidak maksimal berusahanya, tapi siapa sih yang nggak pengen dapet bagus. Diluar kemungkinan bahwa nilai yang akan kita dapatkan memang yang kita tulis atau bukan.
Atau, saya juga berfikir, jangan-jangan bapaknya ini mau ngetes seberapa berani atau seberapa mampu kita menilai diri kita sendiri. Dan beliau justru akan menghargai mereka yang bisa realistis dan tidak egois dalam menentukan jawaban. Ah, saya galau sekali ketika itu. dan dengan mengucap Bismillah... saya menulis B+
sekian...
0 comments:
Post a Comment
leave me some words :)