Sunday, February 27, 2011

Siung. What a beach!!


It's been very loooong time since my last post posted. Padahal resolusi 2011 ini adalah 'keep writing no matter what!'. Anyway, kali ini i wanna share my experience. Yup! siung-dari judulnya juga udah ketauan... Ok, lets start it.

Lokasinya ada di kabupaten GunungKidul, tepatnya di kecamatan Tepus. Uang masuknya 3ribu per motor. Jaraknya sekitar 60 atau 70 km dari kota jogja-i'm sorry,i dont know for sure.

Tanggal 15 februari 2011-ada libur maulid nabi- kemarin, saya dan ke-6 teman saya maen ke siung. Pake motor, maklum, mobil kita kita masih ada di showroom hihihihi Perjalanan dari titik ketemu kita di piyungan sampe ke pantai siung sekitar 2 jam.

Melelahkan memang, apalagi aku naik motor sendiri, plus, it wa
s my first time naik-naik ke puncak gunung kidul. Takut?-jangan ditanya lagi-sudah pasti, deg-degan apalagi. Tapi atas nama petualangan dan pengalaman-wush-, ku usir jauh-jauhlah kedua hal itu.

Dont you worry mengenai perjalanan panjang itu. Believe me, selama diperjalanan, pemandangannya Subhanallah, keren banget. Ada tu daerah yang-sayangnya aku ga tau namanya-isinya bukit-bukit batu. Jadi di kanan kiri jalan itu isinya bukit bukit batu kapur. Keren banget! Meski jalannya kecil, tapi lumayan bagus, meski ada beberapa bagian jalan yang agak berpasir, so harus hati hati bener biar ga kepleset.

Capek, haus, laper, panas, bener bener langsung ilang pas begitu nyampe di pantai berpasir putih itu. Subhanallah bangeeeeeeeett!! gimana aku gag girang kalo liat pemandangan se-keren ini ?!

Ini bukit barat-eh, barat bukan ya?-pokoknya disebelah kanan kalo kita menghadap laut.


Yang ini bukit sebelah kiri, ada jalan naik buat ke bukit yang ini, jalan berbatu dan menanjak hehe

Jalan kecil, berbatu, dan terjal? gag masalah. karena, habis itu bisa liat pemandangan kayak giniiii :)


Gag akan nyesel, menempuh perjalanan jauh dan melelahkan, kalo hasilnya bisa liat pemandangan sekeren itu. That's it, itulah sekelumit tentang siung. ehem, numpang narsis ya :p



Share:

Wednesday, November 17, 2010

Daging Bakar Madu yummy :)

Tentu saja ini dalam rangka Idul Adha. Banyak banget daging sapi dirumah, dan karena bosen sama olahan daging yang gitu gitu aja-tongseng, sate, dll-, akhirnya googling menu daging bakar madu. Resepnya aslinya dapet dari blog ini iresep.wordpress.com , tapi tentu saja aku bikinnya agak beda sama resep aslinya...

Bahan:
  • daging sapi (kira kira ya 1/2 kg, kira kira lho ini :p )
  • bawang putih yang besar besar 3 siung, diiris
  • bawang bombay setengah buletan itu
  • jahe kira kira 4 cm
  • pala kira kira satu ruas jari telunjuk-serius!cuma kira kira!
  • madu 4 sdm
  • kecap 3 sdm
  • garam 1 sdm
  • merica bubuk 1 sdt
  • merica 1 sdm
  • gula pasir 1 sdm
  • air -kira kira- buat ngrebus dagingnya
Then, here are the steps:
  • Dagingnya direbus dengan air secukupnya kira kira 30 menit-atau menurut perasaan hehe
  • Bawang putih, jahe, sama pala diulek.
  • Trus tumus bawang bombay sama bumbu yang udah diulek, tambahin kaldu sapi-yang didapat dari rebusan daging nya. tambahin garam, merica, gula, madu, kecap.
  • Masukin daging yang udah direbus (sebelumnya dipotong potong dulu sesuai selera). Tunggu sampai meresap plus airnya menyusut. kayak gini :









  • Setelah itu panaskan -semacam-teflon buat bakar itu daging, sambil diolesi kecap, bumbu yang tadi udah meresap, dan madu.



  • VOILA!!! jadilah daging bakar madu.




















Sayang aja penampilannya kurang menarik, gag pandai menghias soalnya hehehe :p



Tapiii, meski penampilannya terlihat 'biasa aja', rasanya beeeuuughhh yummy hahaha

Langsung maem deh! Lho?! kok ada bakso nya? Rupanya disaat yang bersamaan, ibu saya sedang membuat bakso, dicoba aja sekalian hahaha

Silakan coba! Hidup masak! Selamat masak :p


Share:

Monday, November 15, 2010

Thank's for your coming. Ups! Thank's for coming..

Lho?! Are they different? Cuma beda your-nya doang kan?
Yup, meski CUMA beda kata your, but they have different meaning.

Akan sangat berbeda artinya ketika kita mengatakan "Thank's for coming" dengan "Thank's for your coming"
Let me give you a kind of ilustration...

if you have a party, then you want to give thank's to people who come to your party,

DONT YOU EVER SAY
'Thank's for your coming"
BUT SIMPLY
"Thank's for coming"
Why? Karena "thank's for your coming" is refers to kind of prostitution. You know, when you ask 'man' or 'woman' to do what you want them to 'do', then you may say 'Thank's for your coming" :D
So, be careful with your words :)
Maaf kalu grammar maupun susunan kalimatnya acakadul :p
Share:

Sunday, November 14, 2010

K-E-N-C-O-T

Itukan nama hewan ya? Yang kayak siput itu ngarayp ngrayap dan berlendir. hehehehe
Aneh 'kan mendengar kata itu pertama kali?
Sama! So do I! Demi mendengar kata itu untuk pertama kali, saya merasa, jujur saja, jijik hehehe

Pertama kali dengan kata itu, dulu waktu OSPEK. Beribu ribu orang menyerukan kata itu ketika itu-lebay. Dan tahukah kalian apa makna kata itu sesungguhnya?? Let me tell you, bahwa...


KENCOT = LAPAR
Itu bahasa ngapak ternyata, itu yang selalu merubah bunyi 'o' di bahasa jawa jadi bunyi 'a'. Biasanya orang Cilacap, Purbalingga, Pemalang, Purwokerto, dan sebagian Kebumen. Yang kalo mereka-yang berbahasa ngapak-ngomong bikin kita-atau setidaknya saya- ngakak hehehe.
Dan itulah makanan sehari hari saya saat ini... Dan masiiih baaaanyak kosakata aneh-eh, maaf, unik maksudnya- lainnya hehehe. Dan ternyata, Bahasa ngapak dan Tegal itu beda lho...
Kekayaan bahasa di Indonesia. Luar biasa hehehe
Udah deh, gitu aja infonya :D
Share:

Friday, September 17, 2010

Donat Malpraktek :p

ini cerita saya hari kamis tanggal 16 september...

Gara gara masih punya tepung terigu protein sedang sisa bikin brownies-yang dua kali nyoba hasilnya bantat semua hehehe- dan kemaren habis dapet resep donat kentang, akhirnya diputuskan untuk bikin donat kentang.

Ditambah sedang ada sepupu yang dateng kerumah-walaupun cowok2, masih kecil2 lagi-, tapi sedikit terbantu karena aku akhirnya mengundang sepupu yang lain lagi-kali ini cewek, walopun masih kelas 3smp-. maka, proses pembuatan pun dimulai. Dengan sedikit (tapi kayaknya buanyak deh :p ) improvisasi tentang takaran tepung, kentang, gula dsb. mulailah proses yang ternyata lumayan menguras tenaga karena semua adonan diuleni pake tangan, nunggu sampe kalis lagi! Oh iya. sebelumnya aku harus pusing dulu nyariin yang namanya 'RAGI INSTAN'. nyari keliling pasar gag ada tu yang namanya ragi instan, bentuknya kayak gimana aja gag tau. tapi akhirnya setelah ke minimarket nemu juga yang merknya FERMIPAN, bungkusnya kecil-kecil kayak kopi sachet. jadi besok jangan bingung bingung lagi :D

Lanjut...setelah itu adonan kalis, didiemin 30 menit, adonannya mengembang jadi gedheeee banget. sempet kaget juga awalnya, kok bisa jadi segedhe gitu. Dan karena ternyata bikin bulet2 yang bolong tengahe itu butuh trik tertentu, akhirnya bikinnya bulet2 dong dan gag bolong tengahe hehe kayak gini ni jadinya stelah digoreng



Karena bentuknya gag karuan hehe bulek saya menyebutnya 'donat malpraktek' hehehe. tapi jangan salah, rasanya gag seburuk rupanya kok hehehe. Tapi setelah ibu saya turun tangan jadilah donat sebenar-benarnya donat :) kayak gini ni

satu lagi ini...


Sekali lagi, rasanya gag se meragukan bentuknya kok :)
coba aja! coba search resepnya di goo*le...
MARI MASAK! HIDUP MASAK! :p
Share: