Friday, April 20, 2012

Terimakasih Eki

"Mbak ini.." katanya sambil menjulurkan tangannya ke arah wajah ku
"Apa ini?" kataku.
"Penghapus angry bird..." jawabnya.
Sambil mengambil benda kecil itu aku bertanya "ini punya siapa?"
Dia hanya tersenyum memperlihatkan giginya sambil mengangkat tinggi tangan kanannya.
"Trus gimana?" tanyaku lagi, masih belum mengerti..
"Buat Mbak Tiara" katanya ringan...
"Waaa.. Makasih ya de" jawabku riang.
Selesailah pembicaraan singkat kami...

Namanya Eki. Muhammad K. Rizaqi nama lengkapnya. Kelas lima sekolah dasar. Saya mengenalnya ketika dia mulai belajar di rumah anggotanya Kopma. Saya kebetulan bantu-bantu ngajar disana.

Buat Eki mungkin itu hanya sebuah penghapus kecil. Yang lain pun mungkin juga cuma menganggap demikian. Tapi tidak dengan saya. Mungkin karena saya terlalu berlebihan menanggapi pemberian seorang anak kecil. Apapun itu, bagi saya, itu bukan hanya sekedar penghapus kecil bergambar angry birid.

Kalau boleh jujur, saya merasa bahwa itu adalah sebuah bukti bahwa saya ada. Bahwa akhirnya saya berguna untuk orang lain. Mungkin Eki sendiri tidak menganggapnya besar. Tapi saya pikir itu adalah tanda terimakasihnya untuk saya, mungkin. Apapun, saya merasa akhirnya saya bermanfaat.

Terimakasih Eki, untuk penghapus angry bird nya. Belajar yang rajin yaa. Biar ranking satunya bisa dipertahankan :)



Share:

Thursday, April 12, 2012

I dont know what to do

Dulu sekali seseorang pernah berkata kepada saya, bahwa hidup bukan tentang seberapa banyak orang yang mencintai kita, tapi tentang berapa banyak kita berusaha mencintai orang.
Dan saya percaya itu...

Tapi kini, setelah kehidupan mulai keras terhadap saya dan juga sebaliknya, saya tersadar bahwa kita tidak bisa mengabaikan seberapa orang yang mencintai kita.

Bukan, bukan berarti saya berbangga karena banyak yang mencintai saya. karena tidak begitu juga keadaanya.

Hanya saja, saya menjadi berpikir, mendapati ada orang yang membenci kita atau menjadi tidak menghargai kita karena beberapa hal yang ada di dalam driri kita, juga bisa menjadi hal yang sangat menyakitkan, memilukan. Dan itu yang saya lihat sekarang.

Saya hanya berusaha memahami, saya berusaha melihat dari berbagai sisi. Sehingga saya bisa meelihat segala sesuatunya secara lebih jernih.

Saya paham, bahwa dengan posisi saya yang sekarang ini, hal yang harus saya lakukan adalah berusaha mengerti, memahami, dan mencarikan solusi. Tapi segalanya seperti terasa rumit...

In the end, i really dont know what should i do...
Share:

Thursday, March 29, 2012

One Direction

Namanya One Direction. Kenal mereka gara gara Boyce Avenue (lhoh?! kok bisa?). Sejarahnya adalah bahwa si Boyce Avenue ini kan memang tukang nge-cover lagu orang (dan selalu bagus), meng-coverlah dia sebuah lagu. Judul lagu itu adalah 'What Makes You Beautiful'. Dan itu bagus bangeeet. Check this out! (bah berasa host acara music!)



Bagus banget kaaan? Jatuh cintalah sama lagu ini. Penasaran lah saya sama penyanyi aslinya. Karena pasti beda banget versinya sama yang dinyanyiin BA ini. Lalu di download deh versi aslinya. Ternyata yang nyanyi namanya One Direction. Dan ternyata emang bener bahwa versi aslinya itu bedaaaa banget sama versinya BA. Jauh lebih ngebit.. Sebulan, dua bulan, tiga bulan ngedengerin One Direction, akhirnya penasaran sama muka mukanya. Dan keyika googling terperangahlah saya. Mengetahui bahwasanya si One Direction ini ternyata adalah >>>> Boy Band! Sama sekali ga kepikiran sebelumnya, sama sekali.

Dan yang bikin kaget lagi adalah karena mereka asalnya dari England. Kenapa saya harus kaget?! Karena kalau mereka dari England, they will have such wonderful accent! The way they speak, pasti sexy banget hahaha. Dan lagi-lagi bener. Meskipun agak susah untuk dimengerti apa yang lagi mereka omongin, but after all , they way they speak, I dont know, I just love it. Ini salah satunya


Dan ternyata mereka ini masih muda belia mengguncang dunia lho. Ada yang 21, 19 sama 18. Berondong yaa? hahaha. Oh ya, waktu tahu kalo mereka ini boyband dan dari Irish-British, langsung kepikiran sama westlife deh. The next westlife kali ya? Tapi ga juga sih. gaya menyanyi sama cara nyanyi mereka jauh banget. Anyway, since they both have such a wonderful accent, I love them both juga hahaha

Oya, mau tahu versi aslinya 'What makes you beautiful' ? Dengan lebih dari 80 juta penonton di Youtube, ga bakal nyesel dengerin lagunya. Here they are One Direction :)




Share:

Sunday, March 25, 2012

seuntai senyum

But then I read this poem. Dituliskan oleh teman satu kelas saya, namanya Cahya Ardi Ratana di status facebooknya. Begini bunyinya...


tahukah kalian..?
bahwa setitik api kecil mampu membakar hutan seluas samudera,,..
bahwa setitik racun mampu membuat air tawar seluas angkasa raya menjadi tidak murni lagi..
bahwa setitik warna hitam mampu mengotori hamparan salju di kutub utara..
bahwa sehelai rambut mampu menyumbat pembuluh darah ratusan ribu orang...
bahwa satu retakan kecil mampu meruntuhkan sebuah gedung bertingkat...
begitulah ketika satu senyum kecil terkembang mampu menaklukan dunia dalam sekejap...
tersenyumlah..
meski badai datang..
tersenyumlah meski rintangan menghadang...
tersenyumlah...
meski cahaya penunjuk jalan menghilang...
tersenymulah...
meski di depanmu banyak jurang...
tersenyumlah...
meski harapan masih menjadi bayang-bayang...
dan tersenyumlah..
karena punya harapan..
karena punya tujuan..
karena punya impian...
 





*thanks so Cahyo, puisimu made my day banget deh hahaahha. thanks juga udah dibolehhin copast :D
Share:

Because I am the one in charge

Apa sih yang paling penting ketika kita bekerja sama dengan orang lain baik itu dalam kepanitiaan atau pekerjaan atau yang lainnya? Saya bilang KOMUNIKASI. Namun meskipun saya tahu bahwa komunikasi itu penting, tidak semua komunikasi yang saya jalankan ketika saya menjalin kerjasama dengan orang lain berjalan baik. Pun dalam situasi kali ini.

Saya sadar betul bahwa komunikasi akan mempermudah segalanya. Apalagi ketika kita tengah mengalami badai masalah yang kiranya tak bosan-bosan menghadang. Namun lain ceritanya ketika saya tidak bisa menjalin komunikasi yang baik diantara partner kerja saya. Pun dalam situasi kali ini.

Saya tidak tahu siapa yang patut disalahkan dalam situasi seperti ini. Ketika masalah datang, kami sama sama mempunyai tanggungjawab lain diluar kerjasama yang kami jalin. I think that I've already tried to make a good communication. Saya benar benar tidak mengerti kenapa saya tidak bisa dengan mudah menjalin komunikasi yang baik seperti di situasi2 lain sebelumnya. dan itu sangat membuat frustasi.

Yang saya maksud dengan komunikasi yang baik adalah bukan dengan cara ber-sms-an ria setiap hari atau telpon2an setiap jam. Bukan. tapi tentang mengkomunikasikan apa pun mengenai perkembangan acara kami, dari mulai ide atau bagaimana perkembangan teman2 yang lain, atau bagaimana rencana selanjutnya atau apa yang akan masing2 dari kami bahas atau kerjakan, atau hal hal yang lainnya. Yang terjadi adalah masing masing kami berjalan sendirian. Masing masing hanya terima jadi tentang hal hal yang kami kerjakan. Tak ada musyawarah yang baik. Dan itu sangat membuat tertekan.

Yang sangat membuat saya sedih adalah bahwa hal tersebut terjadi berulang kali. Yang membuat saya tambah bersedih adalah kenyataan bahwa I cannot make any better condition. Dan ketika ditanya siapa yang salah, tentu saja jawabannya adalah saya. Because I am the one in charge. Kalo ditanya siapa yang bermasalah Im the one to be blamed. I really feel bad. I really am.

Mungkin yang lain hanya menganggap ini hanya angin lalu. yang lain mungkin menganggap bahwa saya berlebihan atau tidak profesional. Tapi tidak bagi saya. I dont know whether they will understand or not, but I am so depressed because of this.

For some reason i wanna cry aloud. But I think they dont deserve my tears, they really dont. But somehow it falls down on my face...





Share: