Friday, April 11, 2014

Color Fun Run: Berlari mengejar matahari

Running is not my cup of tea.
I remember how i hate it very much when i was in junior high school.
We were forced to run surround the stadium in front of our school 6 TIMES!
And as I was -I am lol- very bad at running as well as controlling my breath, there was nothing i can do except kept running slowly behind everybody. That's how and why  I hate running.

Tapi...
Suatu sore...
seorang teman mengirimkan gambar ini
and just like that I said 'count me in'



Semua berjalan biasa aja sampa pas udah di venue nya melihat sekitar and I just stood up there, amazed. Gilak! This is not just about running, it's more about lifestyle-i would say. Ngga ada ibu-ibu ato bapak-bapak yang biasa ikutan jalan sehat disana. Ngga ada! Ini beneran acaranya anak muda meeeen. Serius. Smartphones, tongsis, selfie are all over the place.

Larinya sih sebenernya biasa aja. Rutenya pun juga biasa. Ynag bikin ngga biasa adalah color powder nya. Bubuk warna warni yang bakal di semprotin ke badan kita di titik titik tertentu sepanjang perjalanan (yang sebernenya cuma dua titik hahhahah di tengah perjalanan dan sebelum masuk garis finish). I swear to you that the powder was soooooo smeellyyyyy i would throw up. But aside from the bad smell, i can feel it... the joy when the color suddenly all over our face, shirts, body. Freeeeeedooooom. You feel young, feel dirty, feel like your life is colorful.

Daaaan highlight nya adalaaaah. ketika lihat DJ memainkan musiiiik disko dimulaaaaai....
Dont you worry child, I love it, dan Happy. Nih tiga lagu beneran bikin semua lompat lompat, nyanyi,dan perang warna (setiap peserta dikasih sebungkus color powder buat lempar-lemparan).
Dan disitu beneran ngerasain sebuah kesenangan, like I finally escaping from something difficult in my life. I felt so light I would fly away...

"I dont care, I love it. I dont care, I love it"

Liriknya Icona pop ini beneran jadi quote of that day banget.




Turns out that now, well not that much- just a tiny bit, I like running. I am saying that i like running doesnt mean that i want to do it all the time. I just love it, when I can feel the sweat running down my face. It's like, omg I'm alive!

So, I possibly maybe, will start running once a week or so hahahahaha


Salam Lari,
Tiararira


PS : this video pretty sums up how crazy people were :D

Share:

Tuesday, April 8, 2014

Tentang Sushi




This is just another eating out with the TEFL practicum family LOL

Siapa kira sih, dengan duit 5000 perak udah bisa nyicipin yang namanya sushi?
Tempatnya pun ngga usah ditanya lagi, sumpah keren banget. Nyaman, dekorasinya oke. Pokoke mantep banget.

Pilihan makanannya juga buanyak. mau nyobain apa aja ada hahahaha
Tapi untuk kunjungan pertama ini, mari nyoba yang jadi signature dish dulu lol
Ini dia yang kita makan






Dengan buanyaknya varian menu yang belum dicoba, plus tempat yang super nyaman, pastilah bakal balik lagi :D


Salam sushi,
Tiararira
Share:

Saturday, March 22, 2014

Old buildings and Mosque

Durhaka sekali rasanya sudah tidak menjamah blog ini berbulan bulan.
Tapi karena dapet setumpuk postcard yang bikin happy, akhirnya jadi pengen pamer :p

Anyway, ini dia postcard yang berhasil masuk kotak harta karun di rumah :)




Here it is. The picture of Suyumbike Tower. One of the ancient building in the city of Kazan. Kazan ini adalah ibukota dari the republic of Tatarstan, Russian Federation. Coba googling deh, tempatnya indah bangeeeeeet. Thanks to Elena for this old building pict, love it so much.



Pertama liat gambar ini langsung kepikiran masjid. Is it? Ternyata iya, Masjid Merkez namanya ada di kota Duisburg di jerman. Amazing. Mungkin Maria ngirim ini karena photo profile yang aku pasang emang pake jilbab. Who knows anyway :)



Well, the writing tells everything :) Thankyou Donna



Nah. kadang sebel juga sih kalo dapet yang nulisnya beginian. well, since it come from Finland, diampuni deh..




Sukaaaa banget sama postage nyaa. Lucuuuuu
Sapateiro means Shoemaker in Portuguese
Costureira means seamstress also in Portuguese
esta feliz!! :)



The last but not the least. Teman swap yang sangat loyal haha. She sent me twice. Dan sampe sekarang belum kirim dia balasan hahahaha Maafkan ya Elenaaa 



That's it for now.
Have to work hard for the thesis.

Selamat ngerjakan skripsi!
Tiararira
Share:

Friday, January 17, 2014

Nasi telah menjadi bubur

Bukan. ini bukan cerita sedih di hari minggu tentang penyesalan tiada akhir kok. Ini tentang cerita terbentuknya sepanci bubur lezat dari segelas beras bercampur 12 gelas air.

Entah kenapa tiba tiba pengen bikin bubur. Enggak lagi sakit dan nggak lagi bikinin orang sakit. It's just because i want to.

Awalnya semangat banget nyiapin:
 1. secangkir beras cuci bersih
 2. 10 cangkir air
 3. dua lembar daun salam
 4. setengah bungkus kaldu instan, sebut saja Royco

Itu semua di masak di atas api sedang sampe bosen. Beneran sampe bosen. Karena bikin bubur ternyata lama banget. Untuk secangkir beras aja butuh waktu hampir 90 menit.

Berarti kalo sampe ada orang bilang nasi telah menjadi bubur itu, dia telatnya kelewatan banget nget nget. Terlambat menyelesaikan masalah, terlambat memaafkan, terlambat mengambil kesempatan, semua terlambatnya udah kelewat lama. Makanya udah ngga bisa di ulang jadi nasi lagi. Kelamaan! Basi!

Anyway, ini dia jadinya setelah bermenit-menit ngaduk si nasi.


Bubur original


Bubur kuah gulai kambing :3
Selamat masak!!



Salam bubur,
Tiararira

Share:

Monday, January 13, 2014

Tentang Instan dan Puding

Di jaman yang serba digital ini, banyak orang yang mendambakan keinstanan. Semua serba cepet, minim energi, minim usaha, tapi hasil maksimal.

Padahal Tuhan yang Maha Hebat itu aja bikin bumi langit dan seisinya dengan proses. Bukan karena Dia nggak hebat. Tapi Dia mau ngajarin kita kalau berproses itu penting dan semua emang membutuhkan proses, usaha, perjuangan, dan lain lain.

Contoh aja mi instan. Kita tahu sendiri, mi instan yang katanya instan aja butuh direbus. Dan merebus itu butuh waktu. Proses itu membutuhkan waktu. Tapi inget juga, mi yang proses ngrebus nya kelamaan jadi nggak enak.

Tapi emang sih, sekarang ini manusia udah dimudahkan hidupnya dengan banyak hal yang serba instan. Salah satu contohnya adalah soal makanan. Salah satu contohnya lagi adalah masalah puding. Sekarang makan puding coklat ber-vla enak ala restoran cepat saji ngga melulu harus ke tempat makan sebut saja KFC. Bikin sendiri juga bisa. Bahkan banyak kelebihannya.
1. Posrsi lebih besar
2. Porsi lebih banyak
3. Makan lebih puas
4. Makan lebih kenyang
5. ............................(ada yang mau nambahin?)

Dengan segitu banyak keuntungan, yang kalian butuhkan cuma:



Ditambah gulan sama air dan ikutin aja petunjuknya. Plis jangan tanya belinya dimana -__-
Dengan sedikit waktu memasak dan juga waktu nunggu doi dingin, kalian bisa menikmati puding lezat ini sepuas hati.




Serius ini enak banget. Selamat masak!




Salam instan dan salam puding,
Tiararira




Share: