Friday, January 17, 2014

Nasi telah menjadi bubur

Bukan. ini bukan cerita sedih di hari minggu tentang penyesalan tiada akhir kok. Ini tentang cerita terbentuknya sepanci bubur lezat dari segelas beras bercampur 12 gelas air.

Entah kenapa tiba tiba pengen bikin bubur. Enggak lagi sakit dan nggak lagi bikinin orang sakit. It's just because i want to.

Awalnya semangat banget nyiapin:
 1. secangkir beras cuci bersih
 2. 10 cangkir air
 3. dua lembar daun salam
 4. setengah bungkus kaldu instan, sebut saja Royco

Itu semua di masak di atas api sedang sampe bosen. Beneran sampe bosen. Karena bikin bubur ternyata lama banget. Untuk secangkir beras aja butuh waktu hampir 90 menit.

Berarti kalo sampe ada orang bilang nasi telah menjadi bubur itu, dia telatnya kelewatan banget nget nget. Terlambat menyelesaikan masalah, terlambat memaafkan, terlambat mengambil kesempatan, semua terlambatnya udah kelewat lama. Makanya udah ngga bisa di ulang jadi nasi lagi. Kelamaan! Basi!

Anyway, ini dia jadinya setelah bermenit-menit ngaduk si nasi.


Bubur original


Bubur kuah gulai kambing :3
Selamat masak!!



Salam bubur,
Tiararira

Share:

Monday, January 13, 2014

Tentang Instan dan Puding

Di jaman yang serba digital ini, banyak orang yang mendambakan keinstanan. Semua serba cepet, minim energi, minim usaha, tapi hasil maksimal.

Padahal Tuhan yang Maha Hebat itu aja bikin bumi langit dan seisinya dengan proses. Bukan karena Dia nggak hebat. Tapi Dia mau ngajarin kita kalau berproses itu penting dan semua emang membutuhkan proses, usaha, perjuangan, dan lain lain.

Contoh aja mi instan. Kita tahu sendiri, mi instan yang katanya instan aja butuh direbus. Dan merebus itu butuh waktu. Proses itu membutuhkan waktu. Tapi inget juga, mi yang proses ngrebus nya kelamaan jadi nggak enak.

Tapi emang sih, sekarang ini manusia udah dimudahkan hidupnya dengan banyak hal yang serba instan. Salah satu contohnya adalah soal makanan. Salah satu contohnya lagi adalah masalah puding. Sekarang makan puding coklat ber-vla enak ala restoran cepat saji ngga melulu harus ke tempat makan sebut saja KFC. Bikin sendiri juga bisa. Bahkan banyak kelebihannya.
1. Posrsi lebih besar
2. Porsi lebih banyak
3. Makan lebih puas
4. Makan lebih kenyang
5. ............................(ada yang mau nambahin?)

Dengan segitu banyak keuntungan, yang kalian butuhkan cuma:



Ditambah gulan sama air dan ikutin aja petunjuknya. Plis jangan tanya belinya dimana -__-
Dengan sedikit waktu memasak dan juga waktu nunggu doi dingin, kalian bisa menikmati puding lezat ini sepuas hati.




Serius ini enak banget. Selamat masak!




Salam instan dan salam puding,
Tiararira




Share:

Tuesday, January 7, 2014

Tentang ICSEI 2014

Jadi bagian dari konferensi Internasional emang sesuatu banget. Ada banyak hal baru yang bisa kita lihat, dengar, pelajari untuk diri kita sendiri ataupun untuk orang lain disekitar kita juga.

ICSEI Conference 2014. International Congress for School Effectiveness and Improvement.

Awal liat iklan acara ini di web kampus sempet kepikiran pengen ikut. Setelah liat htm (?) yang ternyata amat ngga affordable banget ya nggak jadi. Tapi.. setelah lima hari ada di acara ini dengan role yang berbeda, jadinya malah ngerasa malu sendiri karena udah lancang pengen jadi peserta acara ini. Hampir semua yang datang adalah para doktor dan professor yang hidup mereka emang udah didedikasikan untuk melakukan research di bidang pendidikan.

Ada banyak catatan penting, kejadian seru, dan lain-lain yang terjadi selama 5 hari konferensi acara ini. Yang jelas, semuanya bikin diri ini lebih open minded, memahami sedikit culture negara lain, dan juga bagaimana orang lain memandang Negara Indonesia tercinta ini.


Name:
27th International Congress for School Effectiveness and Improvement 2014

Theme:
Redefining Education, Learning, and Teaching in the 21st. Century: The Past, Present and Future of Sustainable School Effectiveness

Date:
2-7 January 2013

Venue (main):
Royal Ambarrukmo Hotel







Salam Congress,

Tiararira

Share:

Friday, December 27, 2013

my first, second, third, and fourth postcards

Setelah menunggu ber abad abad, akhirnya postcard impian yang dinanti datang juga kerumah. Awalnya sempat berfikir jangan jangan alamat rumah ini memang tidak dikenal oleh para bapak-bapak pos. Pernah juga sudah akan membuat PO BOX di kantor pos pusat, tapi karena ketidakcocokan harga akhirnya diurungkan pula niat itu.

Kesabaran itu akhirnya berbuah sesuatu (haha)
Tadaaaaa....
This is it!
4 postcards yang sampai ke rumah



Ini adalah postcard official. Dari seorang lelaki di China sana. Pertama dan Laki-laki hahahaha. SO happy to have this. Sunset nya cantik banget. apalagi ada kapal kapal nelayan. Beautiful!


Nah. yang kedua ini makasih banget deh. Mungkin karena nulis I love cooking makanya dikasi postcard kaya gini. It's from Belarus. Kayaknya enak ya. Ada telurnya di tengah hihihi


Kalo yang ini hasil direct swap. She sent me a message telling she had a recipe postcard. Sekali lagi karena tulisan I love cooking :D
Mungkin kalo di Jogja ini adalah gudeg, atau rendang padang yang masaknya butuh berjam jam hahaha



Ini barangkali yang paling special. Dari adik di rumah singgah Laskar Pendidikan di Jakarta. Mereka sedang belajar menulis kartu pos. Dengan menawarkan diri untuk dikirimi, I got this postcard. Soooo valuable.
Laskar Pendidikan ini seperti gerakan sosial yang berdiri Agustus 2013 lalu. Ini website nya kalau ingin tahu lebih banyak.

Sudah ada empat kan ya, sedang menanti yang kelima, keenam, dan seterusnya :*  
Share:

Monday, December 2, 2013

Gado-Gado ala kadarnya :p

This is a very late post actually

Last weekend, I made Gado-gado. let say, it was the simplest gado-gado on earth :p
Bumbunya adalah bumbu kacang instan yang bisa didapet di pasar mana aja, jangan cari di pasar hewan juga sih tapi.

Bumbu pecel tadi tinggal di seduh (?) pake air sampe titik kecairan tertentu (hahaha)...

Bahan gado-gado nya ini ni

tomat, selada, kacang panjang, wortel, timun, kecambah, seledri. semuanya takarannya secukupnya :D

kol

Ada lagi kentang sama telur rebus..

Kentang wortel kacang panjang, sama kecambah dikukus sampai matang. sayuran lainnya dicuci dan dipotong sesuai selera :D

Dicampur jadi satu di piring trus di siram bumbu kacang tadi..

hasilnya? ini dia...

Gado-gado

Happy cooking :)

Share: