Tentang Tiara

Can you even imagine what it is like to remember about everything?

Curug Samigaluh

No comments
Ini hanya tentang besarnya keinginan kami untuk bisa melihat indahnya ciptaan Allah. Maka, dengan berbekal sebuah  artikel dan kecanggihan GPS, kami (yang hanya berdua) memulai perjalanan kami pagi itu...

Sesuai dengan isi artikel diatas, kami berangkat melewati Jalan Godean. Lurus ke barat sampai melewati jembatan kali progo.


Setelah melewati jembatan kali progo, akan ada lampu merah, ambil ke arah kanan. Dari situ kami harus berjalan cukup jauh dengan medan yang lumayan berliku.


Setelah berjalan cukup jauh, kami menemukan lampu merah yang di tengahnya terdapat tugu. Karena ragu, kami sempatkan bertanya kepada ibu penjual mie ayam, dan benar ternyata, kami harus mengambil ke arah kiri. dari sini jalanan mulai menanjak dan berkelok. Tapi tak perlu khawatir, banyak hal indah yang bisa kita lihat... 




Kami berjalan terus, hingga menemukan plakat ini di kanan jalan
dari sini kami harus berhati hati, jalannya sempit, beraspal namun sedikit berpasir. Tapi pemandangannya masih indah :)


Jauh sekali jalan yang harus kami lewati. Dan akan ada satu pertigaan yang diseblah kiri terdapat tugu seperti ini

Awalnya kami bingung, kami memutuskan mengambil arah kanan dan ternyata benar :)
Lanjutkan perjalanan hingga akhirnya kami menemukan MTs yang dimaksud


Tepat di pojok depan MTs, akan ada plakat seperti di bawah ini.

Kami mengikuti jalan dan tibalah kami dirumah bapak kadus. Kami menitipkan motor. lalu berjalan menuju curuk yang dimaksud. Oya, akan ada beberapa persimpangan yang membuat sedikit bingung. Karenanya, berjalanlah mengikuti parit seperti ini 

lalu, berjalanlah ke arah bawah setelah melihat tulisan ini 



Sayang sekali, ketika itu kami sedikit laupa kalo sedang musim kemarau. sehingga bayangan berjuta kubik air turun dari atas melewati bebatuan tak dapat kami nikmati. meski begitu aah, ciptaan Allah tetap saja indah :)






Kami akan datang lagi nanti, kalo kemarau telah berganti dan hujan turun lagi :)
Selamat jalan jalan :)





No comments :

Post a Comment

leave me some words :)

Musiro : Korean food

No comments
Keinginan untuk nyoba makanan korea akhirnya keturutan juga. Awalnya sempet khawatir, gimana kalau ternyata rasanya ga cocok dilidah. oya, tentu saja awalnya pengen nyoba gara-gara drama, what else? ya to. they really did a good job!

Ada satu warung (warung?) masakan korea di deket jalan Gejayan. Namanya Musiro. Have no idea artinya musiro itu apa. Ternyata yang punya itu warung orang Korea beneran. Dia udah 5 tahun tinggall di Indonesia. Not so sure if it is only jogja or other part in Indonesia.

Ada banyak sekali menu yang terpesan siang itu. here they are...
namanya ttokpoki alias kue beras. itu gochujang ternyata enak juga lho. Rp 15.000

semangkok kecil kimchi. 3000. rasanya nggak begitu cocok dilidah

Ramyon. enak. harganya lupa

jajang tokpoki. kayak itu tokpoki yang merah, cuma saosnya aja yang beda

bibimbab alias nasi campur. nasi sayur2, daging, ada saos merahnya, sama telur. 20k if im not mistaken. enak! itu sumpitnya dari besi gitu dan gepeng. sementara sendoknya, pegangannya panjaang. ga kaya sendok indonesia --"

white kimchi. kata masnya ketika ditanya apa bedanya dengan kimchi yg biasa, dia bilang kalo kimchi yang merah itu biasanya dibikin ramyon ato sop. kalo yg ini dimakan pake nasi (kalo ga salah ingat begitu hehehe). ini gretongan.


ini dia si Musiro.maaf yak gambarnya ga jelas hihihi. kalo dari arah selatan telusuri aja jalan gejayan sampe nemu swalayan namanya Vikita. Nah habis vikita akan ada gang kecil ke barat (udah aspalan). sekitar 50 meter ada di kanan jalan. Tempatnya biasa sih. tapi banyak poster poster boyband girlband sama artis-artis korea. Ada juga banyak majalah, sayangnya pake Bahasa korea. Jadi kagak ngarti isinya apa --"


Anyway, selamat mencobaa ^^

No comments :

Post a Comment

leave me some words :)