Tentang Tiara

Can you even imagine what it is like to remember about everything?

Daging Bakar Madu yummy :)

4 comments
Tentu saja ini dalam rangka Idul Adha. Banyak banget daging sapi dirumah, dan karena bosen sama olahan daging yang gitu gitu aja-tongseng, sate, dll-, akhirnya googling menu daging bakar madu. Resepnya aslinya dapet dari blog ini iresep.wordpress.com , tapi tentu saja aku bikinnya agak beda sama resep aslinya...

Bahan:
  • daging sapi (kira kira ya 1/2 kg, kira kira lho ini :p )
  • bawang putih yang besar besar 3 siung, diiris
  • bawang bombay setengah buletan itu
  • jahe kira kira 4 cm
  • pala kira kira satu ruas jari telunjuk-serius!cuma kira kira!
  • madu 4 sdm
  • kecap 3 sdm
  • garam 1 sdm
  • merica bubuk 1 sdt
  • merica 1 sdm
  • gula pasir 1 sdm
  • air -kira kira- buat ngrebus dagingnya
Then, here are the steps:
  • Dagingnya direbus dengan air secukupnya kira kira 30 menit-atau menurut perasaan hehe
  • Bawang putih, jahe, sama pala diulek.
  • Trus tumus bawang bombay sama bumbu yang udah diulek, tambahin kaldu sapi-yang didapat dari rebusan daging nya. tambahin garam, merica, gula, madu, kecap.
  • Masukin daging yang udah direbus (sebelumnya dipotong potong dulu sesuai selera). Tunggu sampai meresap plus airnya menyusut. kayak gini :









  • Setelah itu panaskan -semacam-teflon buat bakar itu daging, sambil diolesi kecap, bumbu yang tadi udah meresap, dan madu.



  • VOILA!!! jadilah daging bakar madu.




















Sayang aja penampilannya kurang menarik, gag pandai menghias soalnya hehehe :p



Tapiii, meski penampilannya terlihat 'biasa aja', rasanya beeeuuughhh yummy hahaha

Langsung maem deh! Lho?! kok ada bakso nya? Rupanya disaat yang bersamaan, ibu saya sedang membuat bakso, dicoba aja sekalian hahaha

Silakan coba! Hidup masak! Selamat masak :p


4 comments :

Post a Comment

leave me some words :)

Thank's for your coming. Ups! Thank's for coming..

No comments
Lho?! Are they different? Cuma beda your-nya doang kan?
Yup, meski CUMA beda kata your, but they have different meaning.

Akan sangat berbeda artinya ketika kita mengatakan "Thank's for coming" dengan "Thank's for your coming"
Let me give you a kind of ilustration...

if you have a party, then you want to give thank's to people who come to your party,

DONT YOU EVER SAY
'Thank's for your coming"
BUT SIMPLY
"Thank's for coming"
Why? Karena "thank's for your coming" is refers to kind of prostitution. You know, when you ask 'man' or 'woman' to do what you want them to 'do', then you may say 'Thank's for your coming" :D
So, be careful with your words :)
Maaf kalu grammar maupun susunan kalimatnya acakadul :p

No comments :

Post a Comment

leave me some words :)

jarene SMA 1, tapi kok...

4 comments
Hari ini, pagi ini lebih tepatnya. Dengan kesadaran penuh, saya sadar, bahwa Allah sedang mengajarkan saya tentang apa itu memaafkan.

Pagi itu, hari minggu tanggal 14 November 2010. sedang bekerja bakti di musholla bersama teman teman rumah ketika itu. Dan disitulah kejadian itu terjadi.

Meski hanya sebuah kalimat. Meski dikatakan sambil memamerkan gigi tanda tertawa. Tapi sungguh, kalimat itu berarti banyak buat saya. Berarti banyak karena sungguh, saya belajar bagaimana memaafkan dan mengikhlaskan.

Begini katanya "Mosok cah SMA 1 kuliah e gur ning Tuuuuuuuuuut". "Mending mbiyen sekolah e rasah adoh adoh neng kana" " Sing cedak wae, gek mlaku"

Demi Alloh, seperti tertusuk sembilu rasanya. Tapi justru disitu kan point-nya. Point yang ingin Alloh ajarkan kepada saya. Sungguh, saya belajar banyak hari ini, atau setidaknya, saya belajar tentang bagaimana memaafkan, hari ini. :)

4 comments :

Post a Comment

leave me some words :)

K-E-N-C-O-T

4 comments
Itukan nama hewan ya? Yang kayak siput itu ngarayp ngrayap dan berlendir. hehehehe
Aneh 'kan mendengar kata itu pertama kali?
Sama! So do I! Demi mendengar kata itu untuk pertama kali, saya merasa, jujur saja, jijik hehehe

Pertama kali dengan kata itu, dulu waktu OSPEK. Beribu ribu orang menyerukan kata itu ketika itu-lebay. Dan tahukah kalian apa makna kata itu sesungguhnya?? Let me tell you, bahwa...


KENCOT = LAPAR
Itu bahasa ngapak ternyata, itu yang selalu merubah bunyi 'o' di bahasa jawa jadi bunyi 'a'. Biasanya orang Cilacap, Purbalingga, Pemalang, Purwokerto, dan sebagian Kebumen. Yang kalo mereka-yang berbahasa ngapak-ngomong bikin kita-atau setidaknya saya- ngakak hehehe.
Dan itulah makanan sehari hari saya saat ini... Dan masiiih baaaanyak kosakata aneh-eh, maaf, unik maksudnya- lainnya hehehe. Dan ternyata, Bahasa ngapak dan Tegal itu beda lho...
Kekayaan bahasa di Indonesia. Luar biasa hehehe
Udah deh, gitu aja infonya :D

4 comments :

Post a Comment

leave me some words :)